Cara menangani anak kurang gizi

Inilah beberapa cara menangani anak kurang gizi agar terhindar dari gizi buruk yang bisa dialami sang buah hati.


Orang tua harus memperhatikan asupan nutrisi anak dengan baik agar kebutuhan gizi per harinya terpenuhi. Jika tidak terpenuhi, maka Anda harus tahu mengetahui cara menangani anak kurang gizi serta tanda-tanda anak kekurangan gizi.


Kurang gizi merupakan kondisi dari tidak terpenuhinya kebutuhan gizi anak. Kondisi ini bisa saja sudah berlangsung sejak lama. Oleh karena itu pemenuhan gizi anak harus diperhatikan setidaknya hingga anak berusia 2 tahun.


[ads id="ads1"]


Jadikan pemenuhan gizi sebagai prioritas utama, tidak boleh disepelekan. Lantas bagaimana jika anak Anda mengalami kurang gizi?



Tanda - Tanda Anak Kurang Gizi

Langkah pertama mestinya orang tua harus lebih mengenali tanda-tanda anak kekurangan gizi, sebelum berdampak lebih buruk terhadap kesehatanya serta dapat mengambil langkah pencegahan.


Meskipun bagi sebagian balita tidak menunjukan gejala yang signifikan, namun bunda harus kawatir jika si kecil mengalami salah satu dari tanda-tanda kurang gizi berikut ini :

  • Susah makan.
  • Mengalami keterlabatan pertubuhan jika dibandingkan usia normal.
  • Tubuh terlihat lemas.
  • Area wajah atau pipi terlihat cekung.
  • Daya tahan tubuh rendah (gampang sakit).


Nah, apabila si anak mengalami salah satu dari beberapa gejala kurang gizi tersebut, sebaiknya sebagai orang tua harus bertindak cepat sebelum berdampak serius.



Cara Menangani Anak Kurang Gizi

Sebelum mencoba menangani kekurangan gizi yang dialami sang buah hati, perlu diketahui bahwasanya penanganan anak kurang gizi mesti disesuaikan dengan tingkat gejala serta kondisi yang telah dialami masing-masing anak.


Karena adanya komplikasi yang turut menyerati kurangnya gizi juga akan menjadi bahan pertimbangan tersendiri dalam penangananya. Berikut cara menangani anak kurang gizi yang umum dilakukan.



1. Perbaiki Pola Makan Anak

Perbaiki pola makan anak

Biasanya dokter atau ahli gizi anak akan merekomendasikan untuk perubahan jenis dan jumlah makanan anak Anda. Perubahan bertahap dalam meningkatkan asupan kalori, protein, karbohidrat dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.


Jika kondisinya cukup parah, biasanya disarankan juga untuk mengonsumsi suplemen nutrisi khusus. Tujuannya agar bisa meningkatkan asupan energi dan protein pada tubuh dalam waktu dekat.



2. Memberikan Vitamin Pada Anak

Memberi vitamin pada anak

Cara menangani anak kurang gizi yang kedua adalah memberikan suplemen. Baik berupa mineral, vitamin atau nutrisi lainnya yang dibutuhkan tubuh. Bentuknya bisa berupa bubuk atau tablet agar nafsu makan bisa meningkat.


Pastikan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar lebih tepat. Mungkin dokter juga memiliki resep vitamin jenis tertentu tergantung kondisi kesehatan anak.



3. Memantau Perkembangan Gizi Anak

Pantau perkembangan gizi anak

Setelah kedua cara di atas dilakukan, Anda bisa memantau perkembangannya dengan memeriksakan anak ke dokter secara rutin. Hal ini bertujuan agar kondisi gizi anak terus diperbarui.


Meskipun perawatan dilakukan di rumah, tetap membutuhkan arahan dari dokter atau ahli gizi. Pastikan kebutuhan nutrisi anak bisa tercukupi agar kondisi kurang gizi bisa tertangani dengan baik.


Untuk mencegah anak kurang gizi maka harus memperhatikan asupan nutrisi. Sederhananya melakukan empat sehat lima sempurna untuk pola makan setiap harinya.


Usia anak di bawah 6 tahun juga biasanya sering terserang penyakit, berikan imunisasi lengkap. Cara menangani anak kurang gizi ini masih terbilang mudah dilakukan. Namun jika kondisinya sangat parah, sangat rentan bagi kelangsungan hidupnya.

Baca Juga

Post a Comment